Lagi! Dugaan Peredaran Sabu di Kepulauan Sumenel Berhasil Diungkap

Ilustrasi foto peredaran narkotika.

AKTURASI.ID,SUMENEP — Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kepulauan Sapeken kembali berhasil diungkap aparat kepolisian. Kali ini, Polsek Sapeken mengamankan seorang pria berinisial KSB (28), warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Selasa (12/05/2026).

Tersangka diamankan di area Dermaga Desa Pagerungan Besar sekitar pukul 16.30 WIB setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait sebuah kardus air mineral yang dianggap mencurigakan. Kardus tersebut diketahui bertuliskan “UNTUK HAMSANI PAGERUNGAN BESAR”.

Berbekal informasi itu, petugas melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Tak lama kemudian, KSB datang mengambil paket tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan satu poket sabu seberat 3,35 gram yang disembunyikan di sela-sela botol air mineral di dalam kardus.

Selain barang bukti narkotika, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam merk VIVO Y36 warna hitam yang diduga berkaitan dengan transaksi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, KSB mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial DI yang disebut merupakan warga Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Kasus tersebut kini ditangani sebagai tindak pidana narkotika golongan I jenis sabu sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Sapeken sebelum proses penanganannya dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Sumenep.

Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, mengapresiasi langkah cepat jajaran Polsek Sapeken dalam mengungkap kasus tersebut. Ia menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba hingga wilayah kepulauan.

“Kami berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Sumenep. Keberhasilan ini adalah bukti sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi demi terciptanya lingkungan yang bersih dari narkoba,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like