AKTURASI.ID, SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Jawa Timur yang berlaku mulai Jumat (23/05/2026) pukul 07.00 WIB selama 24 jam ke depan.
Dalam prakiraan tersebut, nelayan dan pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah perairan selatan Jawa Timur yang berpotensi mengalami gelombang hingga 2,4 meter.
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di Laut Jawa bagian timur diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Angin bertiup dominan dari arah tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam.
”Sementara tinggi gelombang di wilayah tersebut diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,1 meter,” tulsinya.
Untuk wilayah Selat Madura, cuaca diprediksi cenderung cerah berawan. Namun demikian, angin dari tenggara masih cukup kencang dengan kecepatan maksimum mencapai 22 knot atau sekitar 41 kilometer per jam. Adapun tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,2 meter.
Sedangkan kondisi cuaca di perairan selatan Jawa Timur diprakirakan berawan hingga hujan ringan dengan arah angin dominan dari timur dan kecepatan maksimum mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam.
BMKG mencatat tinggi gelombang di wilayah selatan Jatim berpotensi mencapai 2,4 meter, tertinggi dibanding wilayah perairan lainnya di Jawa Timur.
”Kondisi tersebut perlu diwaspadai, khususnya oleh nelayan tradisional, operator kapal penyeberangan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir selama cuaca maritim masih berpotensi berubah,” sebagaimana yang dikutip dari laman resmi BMKG.(*)