AKTURASI.ID,SUMENEP – Peta pembinaan olahraga di Kabupaten Sumenep berpeluang semakin ramai. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat tengah membuka ruang bagi sekitar tujuh hingga delapan cabang olahraga (cabor) tambahan.
Rencana tersebut mencuat bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026. Penambahan cabor diharapkan tidak sekadar menambah daftar olahraga yang dibina, tetapi juga memperbesar peluang munculnya atlet potensial.
Ketua Harian KONI Sumenep, Abd. Kadir Al-Mahdaly menjelaskan, calon cabor baru nantinya akan ditinjau lebih dulu. Keberadaan atlet dan peluang meraih prestasi menjadi pertimbangan utama.
“Jadi kita filter dulu dari cabor yang ada atletnya dan berpotensi juga untuk berprestasi,” kata Abd. Kadir, Rabu (09/09/2026).
Saat ini, KONI Sumenep menaungi 26 cabor. Jika rencana tersebut terealisasi, jumlahnya bisa bertambah lebih dari 30 cabor.
Salah satu olahraga yang masuk radar adalah domino. Menurut Abd. Kadir, olahraga ini sudah memiliki paguyuban di Sumenep sehingga dinilai mempunyai basis untuk dikembangkan.
KONI melihat keberadaan komunitas sebagai salah satu modal awal. Dari sana, potensi atlet dapat dipetakan dan diarahkan menuju pembinaan yang lebih serius.
Perluasan tersebut juga berkaitan dengan regenerasi. KONI ingin muncul atlet-atlet baru tanpa mengesampingkan para atlet yang selama ini sudah menjadi bagian dari kekuatan Sumenep.
“Melalui regenerasi atlet, kemudian kita maksimalkan atlet-atlet yang sudah kita punya,” ujarnya.
Di sisi lain, pembinaan atlet membutuhkan dukungan sarana. Karena itu, KONI juga menggandeng Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mendorong ketersediaan fasilitas olahraga yang dapat digunakan masyarakat.
“Kami bekerja sama dengan Pemkab Sumenep untuk memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat, khususnya fasilitas olahraga,” tuturnya.
Bagi KONI, Haornas menjadi pengingat bahwa olahraga tidak hanya soal pertandingan dan perolehan medali. Aktivitas olahraga juga berkaitan dengan kesehatan serta pembentukan karakter masyarakat.
Abd. Kadir pun mengajak warga Sumenep lebih aktif berolahraga. Ia berharap semangat tersebut turut melahirkan generasi yang sehat sekaligus memiliki daya saing.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk gemar berolahraga, bersatu untuk Indonesia sehat dan berprestasi,” katanya.
Hasil dari pembenahan pembinaan itu nantinya akan diuji melalui berbagai ajang kompetisi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
KONI Sumenep ingin proses pembinaan yang dilakukan sejak sekarang dapat memberi dampak terhadap pencapaian prestasi daerah di ajang tersebut.
“Ini kita berproses untuk lebih mengangkat prestasi Sumenep, khususnya di Porprov nanti,” pungkasnya.(*)