Mayat di Pulau Saur Ternyata Nelayan yang Hilang Sejak 24 Juni, Pencarian Berakhir Setelah Laporan Warga

Penemuan sesosok mayat di kawasan pesisir Pulau Saur, Desa Saursaebus, Kecamatan Sapeken. (Foto: Ist)

AKTURASI.ID, SUMENEP – Penemuan sesosok mayat di kawasan pesisir Pulau Saur, Desa Saursaebus, Kecamatan Sapeken, mengakhiri pencarian terhadap Agus (25), nelayan asal Desa Saseel yang dilaporkan hilang sejak 24 Juni 2026.

Korban ditemukan pada Jumat (26/06/2026) sekitar pukul 14.30 WIB oleh seorang warga yang baru kembali dari melaut. Saat melintas di kawasan pesisir Dusun Tanjung Limau, warga tersebut melihat sesosok mayat berada di bawah bebatuan besar di sekitar tebing pantai.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun Tanjung Limau, Ratno, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada Polsek Sapeken. Sekitar pukul 14.50 WIB, aparat kepolisian menerima laporan resmi dan langsung bergerak menuju lokasi bersama unsur terkait.

Tim gabungan yang terdiri dari Plt Camat Sapeken Hamka, Kanit Reskrim Polsek Sapeken Aipda Taufikur Rahman beserta anggota, Babinsa Sertu Budiono, serta tim medis Puskesmas Sapeken melakukan pengecekan sekaligus proses evakuasi di lokasi penemuan.

Karena posisi jenazah berada di area pesisir berbatu, proses evakuasi melibatkan nelayan setempat. Setelah berhasil dibawa ke daratan, keluarga korban dipanggil untuk melakukan identifikasi.

Sekitar pukul 15.45 WIB, keluarga korban tiba di lokasi. Berdasarkan ciri-ciri fisik yang masih dapat dikenali, keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Agus, nelayan asal Desa Saseel yang sebelumnya dilaporkan hilang melalui laporan kehilangan yang dibuat istrinya, Tiara Kasih (19).

Setelah identitas korban dipastikan, jenazah dievakuasi menggunakan perahu motor menuju Desa Saseel dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 17.10 WIB dalam keadaan aman.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memutuskan tidak melanjutkan proses hukum maupun pemeriksaan visum. Korban dijadwalkan dimakamkan pada Sabtu (27/6/2026) di Tempat Pemakaman Umum Desa Saseel.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto melalui Kapolsek Sapeken Iptu Wiyono Aris Sasongko menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

”Kami mengapresiasi seluruh unsur Forpimka, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat nelayan yang telah membantu proses pencarian, identifikasi, hingga evakuasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like