AKTURASI.ID,SUMENEP- Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli hewan kurban di Kabupaten Sumenep, Madura mulai menggeliat. Tingginya minat masyarakat membeli kambing kurban dalam beberapa hari terakhir membuat harga di sejumlah pasar hewan mengalami kenaikan cukup signifikan.
Kenaikan harga itu berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta per ekor, terutama untuk kambing yang telah memenuhi syarat kurban. Kondisi tersebut terlihat di sejumlah pasar hewan tradisional seperti Pasar Rubaru dan Pasar Dasuk yang mulai ramai didatangi pembeli.
Ketua Paguyuban Pedagang Kambing Sumenep, Samaudin, mengatakan lonjakan permintaan mulai terasa sejak beberapa hari terakhir. Para pedagang bahkan mulai menyesuaikan harga karena stok kambing kurban terus diburu masyarakat.
“Dalam beberapa hari ini pasar mulai ramai. Saat saya memantau ke Pasar Rubaru hingga Pasar Dasuk, permintaan kambing kurban sudah meningkat dibanding sebelumnya,” ujar Samaudin, Senin (18/05/2026).
Saat ini, harga kambing ukuran sedang dijual mulai Rp3 juta per ekor. Sementara kambing berukuran besar yang banyak diminati untuk kurban dibanderol di atas Rp5 juta.
Menurut Samaudin, tren kenaikan harga diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga mendekati Hari Raya Iduladha. Semakin dekat hari pelaksanaan kurban, jumlah pembeli biasanya meningkat tajam sehingga harga ikut terdorong naik.
“Biasanya mendekati Iduladha harga terus bergerak naik karena kebutuhan masyarakat juga semakin tinggi,” katanya.
Meski demikian, ia menjelaskan kenaikan harga tidak terjadi pada seluruh jenis kambing. Kambing yang belum memenuhi syarat kurban, seperti kambing betina atau usia yang belum cukup, masih dijual dengan harga relatif stabil.
“Yang paling banyak dicari masyarakat adalah kambing jantan yang sudah layak untuk kurban. Kalau nonkurban harganya masih normal,” pungkasnya.(*)