Pimpin PKB Sumenep, Kiai Kamalil Irsyad Fokus Benahi Manajemen dan Perkuat Organisasi Partai

KH Kamalil Irsyad Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep. (Foto:akturasi.id)

AKTURASI.ID, SUMENEP– Penunjukan KH Kamalil Irsyad sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep membawa harapan baru bagi penguatan organisasi partai di tingkat daerah. Tokoh ulama tersebut mendapat amanah memimpin PKB Sumenep berdasarkan hasil rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Di bawah kepemimpinan barunya, salah satu fokus utama yang akan dilakukan adalah memperkuat tata kelola organisasi agar partai semakin solid, efektif, dan profesional dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.

Kiai Kamalil menilai penguatan organisasi menjadi kebutuhan penting untuk menghadapi berbagai tantangan politik sekaligus memastikan partai mampu menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Menurutnya, partai yang memiliki manajemen organisasi yang baik akan lebih mudah mengonsolidasikan kader, menyusun program kerja, dan merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Karena itu, ia berkomitmen melakukan berbagai langkah pembenahan internal guna meningkatkan kualitas organisasi PKB di Kabupaten Sumenep.

Selain memperkuat manajemen, Kiai Kamalil juga ingin membangun budaya organisasi yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan. Nilai tersebut dinilai menjadi identitas penting yang harus terus dijaga dan dikembangkan dalam setiap aktivitas partai.

Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan DPP PKB bukan hanya tanggung jawab politik, tetapi juga tanggung jawab moral untuk membawa organisasi menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Spirit yang ingin kami bangun adalah spirit kemanusiaan dan spirit agama. Setelah dipercaya memimpin PKB Sumenep, saya memiliki tanggung jawab untuk terus memperbaiki partai, terutama dari sisi manajemen dan penguatan organisasi,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPC PKB Sumenep, Kamis (11/06/2026).

Kiai Kamalil meyakini organisasi yang kuat akan menjadi modal penting bagi PKB untuk semakin dekat dengan masyarakat. Dengan struktur yang tertata dan kader yang solid, partai dapat menjalankan fungsi representasi publik secara lebih maksimal.

Di samping pembenahan internal, ia juga mendorong agar seluruh elemen partai memiliki kesamaan visi bahwa politik harus menjadi sarana perjuangan untuk kepentingan masyarakat, bukan sekadar arena perebutan kekuasaan.

“Politik pada hakikatnya adalah ruang untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu, keberadaan partai harus mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like