AKTUTASI,ID, SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang akurat kepada petugas sensus.
Penegasan tersebut disampaikan saat penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan Badan Pusat Statistik (BPS) di Pendopo Keraton Sumenep, Senin (29/06/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang mengusung tema “Sinergi Membangun Ekonomi Sumenep melalui Sensus Ekonomi 2026.”
Bupati Fauzi menjelaskan, sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan langkah strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi daerah. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Menurutnya, hasil sensus akan membantu pemerintah memetakan perkembangan sektor usaha, mengidentifikasi potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, sekaligus mengetahui berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di Kabupaten Sumenep.
“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun Kabupaten Sumenep yang lebih baik, karena data akurat sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” kata Fauzi.
Ia menambahkan, data yang valid juga memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menjadi bahan perencanaan pembangunan, hasil sensus dapat digunakan untuk memperkuat daya saing pelaku usaha dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Karena itu, Fauzi mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat, semakin berkualitas pula data yang dihasilkan.
Partisipasi tersebut dinilai penting karena data ekonomi yang akurat akan menjadi fondasi dalam menentukan arah pembangunan daerah pada masa mendatang. Pemerintah berharap hasil sensus dapat menjadi rujukan dalam menyusun program-program yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan dunia usaha.
“Jadi apabila ada petugas sensus datang ke rumah, sambut dengan baik, dan jadilah bagian dari pembangunan Kabupaten Sumenep yang lebih maju dengan memberikan data akurat,” pungkasnya. (*)