AKTURASI.ID,SUMENEP– Sebanyak 80 atlet bola voli Kabupaten Sumenep mengikuti seleksi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026, Minggu (23/08/2026).
Seleksi tersebut menjadi tahap awal untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang nantinya diproyeksikan memperkuat kontingen Sumenep pada ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Dari 80 peserta, sebanyak 65 atlet mengikuti seleksi nomor bola voli indoor, sementara 15 atlet lainnya menjalani seleksi untuk nomor bola voli pantai.
Koordinator Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengkab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep mengatakan, proses seleksi masih akan berlanjut ke tahap berikutnya. Khusus nomor indoor, jumlah peserta akan kembali dikerucutkan hingga menyisakan sekitar 20 pemain untuk dipersiapkan lebih lanjut menuju POPDA.
“Setelah seleksi hari ini, ada seleksi tahap kedua, nanti bisa tersisa 20 pemain untuk voli indoor,” ujarnya.
Untuk nomor bola voli indoor, Sumenep nantinya akan menyiapkan satu tim putra yang berisi 12 pemain. Sementara pada nomor voli pantai, PBVSI Sumenep berencana menurunkan dua tim putra dan dua tim putri dengan format pertandingan 2×2.
Pelaksanaan POPDA sendiri akan terbagi di dua lokasi. Pertandingan bola voli indoor dijadwalkan berlangsung di Ngawi, sedangkan nomor bola voli pantai akan digelar di Surabaya.
PBVSI Sumenep tidak hanya menargetkan keikutsertaan dalam ajang tersebut. Prestasi berupa medali menjadi sasaran yang ingin diwujudkan melalui proses seleksi dan pembinaan yang dilakukan sejak sekarang.
“Target pastinya medali, karena ini membawa nama baik Sumenep dan PBVSI Kabupaten Sumenep,” katanya.
Dalam proses penjaringan, kemampuan bermain bukan menjadi satu-satunya pertimbangan. Kesiapan atlet serta sikap sportif juga menjadi aspek yang ditekankan agar para pemain mampu tampil maksimal ketika memasuki kompetisi sebenarnya.
Pembinaan terhadap atlet muda pun selama ini terus dilakukan PBVSI Sumenep secara rutin. Program tersebut digelar setiap pekan dengan menyasar kelompok usia U-15, U-17 dan U-19.
Dukungan dari berbagai pihak turut menjadi bagian penting dalam keberlangsungan pembinaan tersebut. Dengan pola pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, PBVSI Sumenep berharap para atlet tidak hanya dipersiapkan untuk POPDA tahun ini.
Sebab, usia para peserta yang masih muda membuat peluang mereka untuk berkembang dan mengikuti berbagai kejuaraan lain masih terbuka lebar. POPDA 2026 diharapkan menjadi pengalaman sekaligus pijakan awal bagi para atlet untuk mencatatkan prestasi berikutnya.
“POPDA ini adalah jalan awal untuk prestasi-prestasi mereka yang lain nantinya,” pungkasnya.(*)