AKTURASI.ID, PAMEKASAN – Persoalan asmara diduga menjadi pemicu aksi pembacokan yang terjadi di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Seorang pria berinisial CAF kini diamankan polisi setelah diduga melakukan penganiayaan berat terhadap W, warga Desa Branta Tinggi.
Peristiwa tersebut diduga bermula dari rasa cemburu CAF terhadap hubungan mantan kekasihnya dengan korban. Polisi masih mendalami hubungan antara dugaan persoalan asmara tersebut dengan aksi pembacokan yang terjadi.
Korban mengalami luka bacok pada bagian kepala sebelah kiri. Setelah kejadian, W langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif.
CAF diamankan Tim URC Satreskrim Polres Pamekasan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Yoyok Hardianto, S.H., M.H. Penangkapan dilakukan tak lama setelah peristiwa terjadi.
Polisi juga mengamankan barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.
Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan adanya kasus penganiayaan berat tersebut.
“Benar, telah terjadi peristiwa penganiayaan berat. Terduga pelaku atas nama CAF saat ini sudah berhasil kami amankan beserta barang bukti guna proses hukum lebih lanjut,” ujar IPDA Yoni Evan Pratama, Rabu (19/08/2026).
Selain mengusut dugaan motif kecemburuan, penyidik juga menemukan indikasi CAF merupakan pengguna narkoba. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah dugaan penggunaan zat terlarang tersebut memiliki kaitan dengan aksi kekerasan yang dilakukan.
Kendati demikian, pihaknya mengaku belum menyimpulkan secara final motif maupun kondisi CAF saat melakukan pembacokan. Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk hubungan antara pelaku, korban, dan pihak yang disebut sebagai mantan kekasih pelaku.
“Petugas masih bekerja di lapangan dan melakukan pemeriksaan intensif, baik terkait tindak penganiayaannya maupun rekam jejak penyalahgunaan narkoba oleh pelaku. Perkembangan serta laporan resmi secara lengkap akan kami sampaikan kembali dalam waktu dekat,” kata IPDA Yoni.
Saat ini CAF telah diamankan di Mapolres Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap secara utuh latar belakang pembacokan, dugaan motif kecemburuan, serta indikasi penggunaan narkoba oleh terduga pelaku. (*)